Jumat, 27 Januari 2012

Kisah Asmara Tejo dan Surti


Si Tejo... saat itu merasa senang sekali karena Surti perempuan yang disukainya mau diajak kencan.
Keduanya pergilah ke Puncak... Sampai di perkebunan teh mereka saling bercumbu dan terjadilah...... (sensor). Setelah itu,
Surti : “Mas Tejo... saya mau memberitahukan kepadamu sesuatu hal yang penting”
Tejo  : “Katakanlah, Sayang...”
Surti : “Mas Tejo jangan marah ya...”
Tejo  : “Tidak, apa pun yang kamu katakan saya pasti menerimanya dengan lapang dada...”
Surti : “Sebenarnya saya adalah pelacur dan tarif saya untuk sekali main tadi adalah Rp.100.000,- untuk itu saya mohon Mas Tejo untuk membayarnya”
Tejo  : “Oh... begitu.... tidak apa-apa kok, saya pun akan memberitahukan sesuatu kepadamu. Jangan marah ya...”
Surti : “Tidak Mas...”
Tejo  : “Sebenarnya saya adalah sopir taksi. Ongkos taksi dari Jakarta ke Puncak adalah Rp.250.000,- Jadi tolong kamu bayar kontan ya...”
Surti : “?????”
Tejo  : “Ha..ha..ha...” (untung Rp. 150.000,- nih...)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar