Jumat, 06 Januari 2012

Materi I : Mengidentifikasi Sikap Dan Perilaku Wirausaha (1)

A.   WIRAUSAHA DAN KEWIRAUSAHAAN
Pada zaman keterpurukan ekonomi yang sedang dialami oleh bangsa Indonesia, kita harus bisa menyerukan pentingnya pembangunan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) sehingga kebanyakan masyarakat tidak ragu lagi untuk mengambil langkah untuk menjadi calon wirausaha. Sesungguhnya kita semua adalah calon-calon wirausaha yang baik, tinggal bagaimana kita mengolah jiwa entrepreneurship yang berhasil. Jika hal ini terealisasi akan memberikan nafas lega untuk pemerintah karena bisa mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan.
Perubahan dan perbaikan nasib kita harus didasarkan pada kehendak, keinginan, dan kerja keras. Oleh karena itu, peranan wirausaha sangat penting untuk menentukan masa depan bangsa dan negara.
1.   Pengertian kewirausahaan
Entrepreneurship awal mulanya berasal dari bahasa perancis, yaitu Entreprende yang berarti petualang, pencipta, dan pengelola usaha, sedangkan kewirausahaan dengan istilah entrepreneurship. Kata entrepreneur secara tertulis pertama kali digunakan oleh Savary pada tahun 1723 dalam bukunya “Kamus Dagang”.
Wirausaha (entrepreneurship) adalah kemampuan seseorang untuk hidup sendiri atau berdikari di dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya yang bebas atau merdeka secara lahir dan batin.
Entrepreneur adalah sosok orang yang tidak mudah diam, biasanya suka melakukan inovasi terus menerus dan perbaikan dari hal yang sudah ada.
Sedangkan yang dimaksud dengan kewirausahaan (entrepreneurship) adalah bentuk usaha untuk menciptakan nilai lewat pengakuan terhadap peluang bisnis, manajemen pengambilan risiko yang sesuai dengan peluang yang ada, dan lewat keterampilan komunikasi dan sumber daya yang diperlukan untuk membawa sebuah proyek sampai berhasil. (Peter Kilby Entrepreneurship and Economic Development, New York : The Free Press, 1971)
Dalam bentuk yang lain, kewirausahaan didefinisikan sebagai adventurisme (berpetualang), risk taking (mengambil risiko) dan thrill-seeking (pencari kegentaran).
Dalam bentuk sederhana, kewirausahaan berkonotasi mengimplementasikan, yang berarti mengerjakan (sesuatu), yaitu sesuatu yang harus dikerjakan seorang wirausaha. Perhatian dan ketertarikan terhadap masalah kewirausahaan ini sangat tepat karena kita memerlukan apa yang dapat dikerjakan dan diberikan oleh wirausaha (entrepreneurs) seperti :
1.  Produk-produk baru dan jasa-jasa baru
2.  Pekerjaan baru
3. Lingkungan kerja yang kreatif
4. Cara-cara baru melakukan kegiatan bisnis
5. Bentuk baru penciptaan bisnis (new business innovation)
Pengertian harfiah/bahasa
Kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke dan akhiran an. Wirausaha dari kata wira artinya perwira/berani dan usaha artinya daya upaya.
Pengertian kewirausahaan menurut pendapat :
-   ZIMMERER
Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.
-   SAVARY
Kewirausahaan adalah orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum mengetahui guna ekonomisnya akan dijual.
-   ROBIN
Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang/kesempatan untuk memenuhi kebutuhan/keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka kendalikan.
-   A. PEKERTI
Kewirausahaan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mendirikan, mengelola, mengembangkan perusahaan miliknya sendiri.
-   INPRES NO.4 TAHUN 1995 tentang GNMMK (Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan)
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari menciptakan, menerapkan cara kerja dan teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberi pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar.
2.   Pengertian wirausaha
a.   AHLI EKONOMI/EKONOM
Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang mengorganisasi faktor-faktor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal dan keahlian.
b.   PSIKOLOGI/AHLI KEJIWAAN
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki dorongan kekuatan untuk memperoleh suatu tujuan, suka mengadakan eksperimen untuk menampilkan kebebasan dirinya, di luar kekuasaan orang lain.
c.    BUSINESSMAN
Wirausaha adalah ancaman pesaing baru dapat seorang partner, pemasok, konsumen, atau seseorang yang diajak kerjasama.
d.   GEDE PARMA
Wirausaha adalah orang yang berani memaksakan diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
e.   J.A. SCHUMPETER
Wirausaha adalah seorang inovator sebagai individu yang mempunyai naluri untuk melibatkan materi sedemikian rupa dan kemudian terbukti benar mempunyai semangat/kemampuan dan pemikiran untuk menaklukan cara berpikir lamban dan malas.
3.  Tujuan kewirausahaan
a.  Menumbuhkembangkan jumlah wirausaha yang berkualitas
b.  Meningkatkan kesadaran dan pemahaman kewirausahaan yang tangguh
c.  Meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan di masyarakat.
4.  Sasaran kewirausahaan
a.  Instansi pemerintah
b.  Pelaku ekonomi
c.  Generasi muda
5.  Asas kewirausahaan
a.  Kemampuan bekerja secara tekun,teliti dan produktif
b.  Kemampuan berkarya dengan mandiri
c.  Menciptakan etika bisnis yang sehat
d.  Memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistemmatis, termasuk keberanian mengambil risiko
6. Manfaat kewirausahaan
a.  Mengurangi pengangguran
b.  Sebagai generator pembangunan
c.  Sebagai suri tauladan di masyarakat
d.  Mendidik masyarkat hidup yang hemat dan efisien.
7.  Proses kewirausahaan
Keterangan
-   Innovation/inovasi
Faktor personal adanya inovasi untuk terjun ke dunia wirausaha yaitu:
a)   Keinginan untuk berprestasi
b)   Faktor pengalaman dalam berwirausaha
c)   Keinginan dalam menanggung risiko
d)   Sifat penasaran pribadi
e)   Faktor pendidikan
-   Triggering Event/pemicu
Faktor personal yang mendorong pemicu untuk terjun ke dunia wirausaha yaitu:
a)   Komitmen atau minat yang tinggi dalam berwirausaha
b)   Keberanian menanggung risiko
c)   Ketidakpuasan dengan pekerjaan sendiri
d)   PHK dan tidak ada pekerjaan lain
e)   Faktor usia
-   Implementation/pelaksanaan
Faktor personalia yang mendorong adalah:
a)   Komitmen tinggi dalam berwirausaha
b)   Adanya visi dan misi guna mencapai keberhasilan dalam berwirausaha
c)   Adanya menejer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama didalam berwirausaha
-   Growth/pertumbuhan
Faktor organisasi yang mendorong adalah:
a)   Tim yang kompak dalam menjalankan usaha sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasional berjalan produktif
b)   Struktur organisasi dan berbudaya mantap didalam berwirausaha
c)   Strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak didalam berwirausaha
d)   Adanya produk yang dibanggakan
B. SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHAWAN
1. Sikap wirausahawan
a.  Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan innovatif
b.  Mampu bekerja tekun,teliti dan produktif
c.  Mampu berkarya berdasarkan etika bisnis yang sehat
d.  Mampu berkarya dengan semangat kemandirian
e.  Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang sistematis dan berani mengambil risiko.
2. Perilaku wirausahawan
a.  Memiliki rasa percaya diri
b.  Berorientasi pada tugas dan hasil
c.  Pengambil risiko
d.  Kepemimpinan
e.  Keorisinilan
f.   Berorientasi pada masa depan
3. Ketrampilan yang harus dipunyai wirausahawan
a.  Ketrampilan dasar meliputi:
-   Memiliki mental dan spiritual yang tinggi
-   Memiliki kepribadian unggul
-   Pandai berinisiatif
-   Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha
b.   Ketrampilan khusus meliputi :
-   Ketrampilan konsep (conceptual skill) yaitu ketrampilan untuk melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasar konsep yang dibuatnya.
-   Ketrampilan tehnik (technical skill) yaitu ketrampilan melakukan tehnik tertentu dalam mengelola usahanya.
-   Human skill yaitu ketrampilan bekerjasama dengan orang lain, bawahannya dan sesama wirausahawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar