Sabtu, 11 Februari 2012

Mengajar Bayi Sejak Dalam Kandungan

Memasuki trimester ke-2 bayi sudah dapat merespon keadaan sekitarnya. Mereka sudah dapat mendengar atau melakukan reaksi dengan menendang atau memukul perut sang ibu. Maka sangat baik jika ibu atau calon ibu melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang pertumbuhan otak yang akan menunjang kecerdasannya. Berbagai kegiatan belajar dan bermain yang dapat sobat lakukan bersama si janin, di antaranya:
Mengusap Perut
Bayi mulai merasakan sentuhan dari luar tubuh anda. Maka sobat dapat menunjukkan rasa sayang anda dengan mengusap perut sambil ber-dzikir. Ini juga menjadi tanda bagi bayi bahwa sang ibu mengajaknya berkomunikasi.
Ajak Bicara
Bercerita pada bayi anda tentang kegiatan yang sobat lakukan hari ini, menanyakan keadaannya, melontarkan sebuah lelucon atau ceritakan pemandangan indah yang sedang sobat lihat dapat membuat anda semakin akrab dengan bayi anda. Perasaan senang sobat dapat mempengaruhi perkembangannya. Oleh karena itu, hindari menceritakan hal-hal yang membuat sobat sedih atau marah karena kesedihan dan kemarahan dapat membuat pertumbuhan anak tidak baik dan tidak menjadi anak yang ceria.
Bacakan Cerita
Membacakan sebuah buku cerita yang Islami, sejarah Rosul atau dongeng akan melatih respon si janin. Pilihlah cerita yang sesuai dan bacakan cerita tersebut sebelum tidur. Saat membacakannya, gunakan nada suara dan intonasi yang berbeda sehingga cerita menjadi lebih hidup. Sobat juga bisa meminta sang ayah yang membaca cerita tersebut sehingga si calon bayi akan mengenal suara ayahnya dan menciptakan ikatan dengan sang ayah.
Mendengarkan Musik
Musik dapat menenangkan sang ibu. Untuk janin, musik yang didengarnya akan merangsang pertumbuhan otaknya. Nikmati musik dalam suasana santai untuk hasil yang maksimal. Sebagai contoh musik yang selalu saya perdengarkan pada istri serta janin (menempelkan earphones/headphones pada perut istri) adalah yang menenangkan dan lagu dengan syair pujian kepada ALLAH SWT dan Rosulullah SAW, murottal atau musik klasik, walaupun sebenarnya musik jenis apapun dapat dipilih asalkan dapat memberikan ketenangan. Jika sobat atau suami bisa memainkan alat musik, sobat dapat menggunakan alat musik untuk memperdengarkan suaranya.
Uniknya, setelah lahir biasanya bayi mengenali musik, suara pengajian murottal atau alat musik yang sudah biasa didengarnya dulu saat dalam kandungan.
Menari
Sambil diiringi musik atau dengan bersenandung, sobat dapat mengajak janin anda menari. Kegiatan ini merupakan salah satu cara agar sang ibu lebih rileks. Ajak bicara janin anda saat sedang menari. Agar lebih romantis, sobat dapat melakukan kegiatan ini bersama suami tercinta. Jangan lupa untuk berhati-hati dalam gerakan dan tidak melakukan gerakan yang berlebihan agar tidak terjatuh atau cedera.
Lakukan kegiatan-kegiatan tersebut dalam porsi pas. Waktu 15 menit merupakan ukuran waktu yang tidak berlebihan baik bagi sang ibu maupun bagi sang janin dalam kandungan.
Bermain dengan janin dalam kandungan, selain merangsang pertumbuhan bayi dalam kandungan, juga membantu ibu atau calon ibu agar tidak stres dan menciptakan hubungan yang akrab dengan sang buah hati. Sekian dan semoga bermanfaat...
Sumber: Dari Berbagai Sumber dan Pengalaman Pribadi

2 komentar:

  1. Menarik sekali tulisan anda..
    blognya juga keren..
    oh iya..salam kenal sebelumnya...
    Saya kak Zepe. Saya pencipta lagu anak.
    lagu2 ciptaan saya banyak dipakai oleh guru2 TK dan PAUD...
    Semua karya saya , sudah saya publikasikan di blog saya.
    silakan berkunjung ke
    http://lagu2anak.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas kunjungan serta komentarnya.
    Sebenarnya saya malu, karena setelah saya mengunjungi blog sobat rasanya blogsaya yang baru seumur jagung ini tidak ada apa-apanya dibandingkan milik anda.
    Btw, blognya keren sob dan layak untuk dijadikan referensi bagi sobat yang memiliki anak seperti saya.
    Salam berbagisob...

    BalasHapus