Kamis, 17 Mei 2012

1100 Hadits Terpilih - Zakat dan Shodaqoh

1.         Bershodaqoh pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat. (HR. al-Hakim)
2.         Yang dapat menolak takdir ialah do'a dan yang dapat memperpanjang umur yakni kebajikan (amal bakti). (HR. ath-Thahawi)
3.         Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu shodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang mendoakannya. (HR. Muslim)
4.      ALLAH tabaraka wata'ala berfirman (dalam hadits Qudsi): "Hai anak Adam, infaqlah (nafkahkanlah hartamu), niscaya AKU memberikan nafkah kepadamu." (HR. Muslim)
5.      Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan ALLAH dan ibarat orang shalat malam. Ia tidak merasa lelah dan ia juga ibarat orang berpuasa yang tidak pernah berbuka. (HR. Bukhari)
6.       Seorang sahabat bertanya kepada Rosululloh SAW, "Shodaqoh yang bagaimana yang paling besar pahalanya?" Nabi SAW menjawab, "Saat kamu bershodaqoh hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit (mengekang) dan saat kamu takut melarat tetapi mengharap kaya. Jangan ditunda sehingga rohmu di tenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian." (HR. Bukhari)
7.     Barangsiapa ingin do'anya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad)
8.       Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (shodaqoh) sebutir kurma. (Mutafaq'alaih)
9.    Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari ALLAH) dengan mengeluarkan shodaqoh. (HR. al-Baihaqi)
10.     Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bershodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. ath-Thabrani)
11.     Tiada seorang bershodaqoh dengan baik kecuali ALLAH memelihara kelangsungan warisannya. (HR. Ahmad)
12.      Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah shodaqohnya. (HR. Ahmad)
13.   Tiap muslim wajib bershodaqoh. Para sahabat bertanya, "Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?" Nabi SAW menjawab, "Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bershodaqoh." Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?" Nabi menjawab: "Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya" Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi menjawab: "Menyuruh berbuat ma'ruf." Mereka bertanya: "Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?" Nabi SAW menjawab, "Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah shodaqoh." (HR. Bukhari dan Muslim)
14.    Apa yang kamu nafkahkan dengan tujuan keridhoan ALLAH akan diberi pahala walaupun hanya sesuap makanan ke mulut isterimu. (HR. Bukhari)
15.     Shodaqoh paling afdhol ialah yang diberikan kepada keluarga dekat yang bersikap memusuhi. (HR. ath-Thabrani dan Abu Dawud)
16.     Satu dirham memacu dan mendahului seratus ribu dirham. Para sahabat bertanya, "Bagaimana itu?" Nabi SAW menjawab, "Seorang memiliki (hanya) dua dirham. Dia mengambil satu dirham dan bershodaqoh dengannya, dan seorang lagi memiliki harta-benda yang banyak, dia mengambil seratus ribu dirham untuk dishodaqohkannya. (HR. an-Nasa'i)
17.    Orang yang membatalkan pemberian (atau meminta kembali) shodaqohnya seperti anjing yang makan kembali muntahannya. (HR. Bukhari)
18.    Barangsiapa diberi ALLAH harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, "Aku hartamu, aku pusaka simpananmu." Kemudian Nabi SAW membaca firman ALLAH surat Ali Imran ayat 180: "Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang ALLAH berikan kepada mereka dari karunia-NYA menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan ALLAH lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi." (HR. Bukhari)
19.     Tiada suatu kaum menolak mengeluarkan zakat melainkan ALLAH menimpa mereka dengan paceklik (kemarau panjang dan kegagalan panen). (HR. ath-Thabrani)
20.   Barangsiapa memperoleh keuntungan harta (maka) tidak wajib zakat sampai tibanya perputaran tahun bagi pemiliknya. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Penjelasan:
Perhitungan perputaran tahun (haul) untuk menunaikan zakat ialah dengan tahun Hijriyah.
21.    Tentang shodaqoh yang seakan-akan berupa hadiah, Rosululloh SAW bersabda: "Baginya shodaqoh dan bagi kami itu adalah hadiah." (HR. Bukhari)
22.      ALLAH ta'ala mengharamkan bagiku dan bagi keluarga rumah tanggaku untuk menerima shodaqoh. (HR. ibnu Saad)
Penjelasan:
Nabi SAW menolak menerima shodaqoh tetapi mau menerima hadiah.
23.    Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi ALLAH harta lalu dia belanjakan pada sasaran yang benar, dan seorang diberi ALLAH ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)
24.    ALLAH mengkhususkan pemberian kenikmatan-NYA kepada kaum-kaum tertentu untuk kemaslahatan umat manusia. Apabila mereka membelanjakannya (menggunakannya) untuk kepentingan manusia maka ALLAH akan melestarikannya namun bila tidak, maka ALLAH akan mencabut kenikmatan itu dan menyerahkannya kepada orang lain. (HR. ath-Thabrani dan Abu Dawud)
25.   Abu Dzarr ra berkata bahwa beberapa sahabat Rosululloh SAW berkata, "Ya Rosululloh, orang-orang yang banyak hartanya memperoleh lebih banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka bisa bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka." Nabi SAW lalu berkata, "Bukankah ALLAH telah memberimu apa yang dapat kamu sedekahkan? Tiap-tiap ucapan tasbih adalah shodaqoh, takbir shodaqoh, tahmid shodaqoh, tahlil shodaqoh, amar ma’ruf shodaqoh, nahi mungkar shodaqoh, bersenggama dengan isteri pun shodaqoh." Para sahabat lalu bertanya, "Apakah melampiaskan syahwat mendapat pahala?" Nabi menjawab, "Tidakkah kamu mengerti bahwa kalau dilampiaskannya di tempat yang haram bukankah itu berdosa? Begitu pula kalau syahwat diletakkan di tempat halal, maka dia memperoleh pahala. (HR. Muslim)
26.     Tiap-tiap amalan ma’ruf (kebajikan) adalah shodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan ma’ruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad)
Sumber:
1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath
Penerbit: Gema Insani Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar