Kamis, 21 Juni 2012

1100 Hadits Terpilih - Taubat & Istighfar

1.
2.




3.
Penyesalan adalah suatu taubat. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)
Iblis berkata kepada ROBBnya, "Dengan keagungan dan kebesaran-MU, aku tidak akan berhenti menyesatkan bani Adam selama mereka masih bernyawa." Lalu ALLAH berfirman: "Dengan keagungan dan kebesaran-KU, AKU tidak akan berhenti mengampuni mereka selama mereka beristighfar". (HR. Ahmad)
Semua anak Adam pembuat kesalahan, dan sebaik-baik pembuat kesalahan ialah mereka yang bertaubat. (HR. Ad-Darami)

4.
Sesungguhnya ALLAH menerima taubat hamba-NYA selama nyawa belum sampai ke tenggorokan. (HR. Ahmad)
5.
Sesungguhnya ALLAH merentangkan tangan-NYA pada malam hari memberi kesempatan taubat bagi pelaku kesalahan pada siang hari dan merentangkan tangan-NYA pada siang hari memberi kesempatan taubat bagi pelaku kesalahan pada malam hari, sampai kelak matahari terbit dari Barat (hari kiamat). (HR. Muslim)
6.
Sesungguhnya ALLAH menyukai seorang hamba mukmin yang terjerumus dosa tetapi bertaubat. (HR. Ahmad)
7.
Apabila kamu melakukan dosa maka lakukanlah pula taubat. Apabila (dosa itu) dirahasiakan maka taubatnya juga dirahasiakan dan apabila dosa itu terang-terangan maka taubatnya pun terang-terangan pula. (HR. ad-Dailami)
8.
Tiada sesuatu yang lebih disukai ALLAH daripada seorang pemuda yang bertaubat. (HR. ad-Dailami)
9.
Orang yang bertaubat dari dosanya seperti orang yang tidak menyandang dosa. (HR. ath-Thabrani)
10
Tidak menjadi dosa besar sebuah dosa bila disertai dengan istighfar dan bukan dosa kecil lagi suatu perbuatan bila dilakukan terus menerus. (HR. ath-Thabrani)

Penjelasan:
Dosa kecil apabila dilakukan terus-menerus akan menjadi dosa besar.
11.
Puncak istighfar ialah ucapan seorang hamba:
"Allaahumma anta robbii, laa ilaaha illa anta kholaqtanii wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu abuu-ulaka bini’mati, wa abuu-ulaka bidzanbii, faghfirlii, fainnahuu laa yaghfirudzdzunuuba illaa anta" [Ya ALLAH, Engkaulah Tuhanku. Tiada Tuhan kecuali Engkau. ENGKAU Penciptaku dan aku hamba-MU yang tetap dalam kesetiaan dan janjiku sepanjang kemampuanku. Aku kembali kepada-MU dengan kenikmatan dan kembali kepada-MU dengan dosaku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada pengampun dosa-dosa kecuali ENGKAU]
Rasulullah bersabda: "Barangsiapa mengucapkan doa itu dengan penuh keyakinan pada siang hari dan ternyata wafat pada hari itu sebelum senja maka dia tergolong penghuni surga. Barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dengan penuh keyakinan dan wafat sebelum subuh maka dia tergolong penghuni surga pula." (HR. Bukhari)
12.
Sesungguhnya ALLAH menurunkan kepadaku dua keselamatan bagi umatku. ALLAH sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada diantara mereka dan ALLAH tidak akan mengazab mereka sedang (mereka) beristighfar (minta ampun), bila aku (Nabi SAW) pergi (tiada) maka aku tinggalkan bagimu istighfar sampai hari kiamat. (HR. Tirmidzi)
13.
Seusai shalat (fardhu) Rosululloh SAW beristighfar kepada ALLAH tiga kali, lalu berkata:
"Allaahumma antassalaamu wa minkassalaamu tabaarokta yaa dzaljalaali wal ikroomi" [Ya ALLAH, Engkau maha pemberi ketentraman dan perdamaian. Dari ENGKAU lah datangnya ketentraman dan perdamaian, wahai Tuhan yang maha memiliki keagungan dan kemuliaan] (HR. Muslim)
14.
Seorang yang berbuat dosa lalu membersihkan diri (wudhu atau mandi), kemudian ia shalat dan memohon pengampunan ALLAH maka ALLAH akan mengampuni dosanya. Setelah berkata demikian Rosululloh mengucapkan firman ALLAH surat Ali Imran ayat 135: "Dan orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan ALLAH, lalu memohon ampun atas dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa selain dari ALLAH? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan keji mereka itu sedang mereka mengetahui." (HR. Bukhari dan Muslim)
15.
Barangsiapa memperbanyak istighfar maka ALLAH akan membebaskannya dari kedukaan dan memberinya jalan ke luar bagi kesempitannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga-duganya. (HR. Abu Dawud)
16.
Apabila kamu tidak pernah berbuat dosa maka ALLAH Tabaroka Wata'ala akan menciptakan makhluk lain yang berbuat dosa kemudian ALLAH mengampuni mereka. (HR. Muslim)
Sumber:
1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath
Penerbit: Gema Insani Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar