Rabu, 30 Maret 2016

Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2016

Jakarta (Pendis) - Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) telah resmi di buka oleh Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Dit. PD-Pontren) Kementerian Agama RI. Untuk masa pendaftaran dimulai pada tanggal 29 Maret - 22 April 2016, verifikasi data tanggal 23 - 26 April 2016, pengumuman peserta lolos verifikasi data tanggal 27 April 2016, pengumuman lokasi tes ujian peserta tanggal 29 April 2016, pelaksanaan test PBSB Online (CBT) tanggal 3 - 15 Mei 2016, dan pengumuman kelulusan tanggal 26 Mei 2016.
Adapun informasi lengkap terdapat di http://pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id. Dalam informasi tersebut memuat syarat dan ketentuan, program studi yang ditawarkan, seleksi administrasi, alur registrasi, jadual pendaftaran, dan informasi PBSB secara umum.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, PBSB yang sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu pendaftarannya di buka Maret. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Mohsen menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan karena selalu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.
"PBSB akan tetap dilanjutkan tapi dengan format dan sistem yang berbeda. Jika tahun-tahun sebelumnya jurusan yang disediakan adalah umum dan keagamaan, untuk tahun ini programPBSB dikhususkan untuk jurusan umum, sedangkan jurusan keagamaan (tafaqquh fiddin) akan dibuat dengan format yang berbeda," lanjutnya.
Perbedaan lainnya menurut Mohsen adalah sistem pendaftaran dan ujiannya yang memakai sistem online. "Meskipun pendaftarannya online, tapi berkas pendaftar tetap harus dikirim ke Kantor Kementerian Agama Provinsi setempat sebagai acuan untuk memverifikasi data peserta calon peserta seleksi PBSB," terangnya.
Untuk ujian juga akan dilakukan melalui sistem CBT (Computer-Based Test). "Untuk pelaksanaan ujian online ini panitia baru membuat ancang-ancang untuk melaksanakan test berbasis zona, yaitu Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Tapi tidak menutup kemungkinan pelaksanaan ujian akan dilaksanakan di banyak provinsi jika Kanwil Kementerian Agama Propinsi bisa menyediakan komputer dengan jaringan internetnya," terang Doktor yang pernah nyantri di Pesantren al-Khairat Palu ini.
===================
Pendidikan nasional saat ini sedang menghadapi banyak tantangan dan problem yang tidak sedikit. Pelbagai kebijakan dan program telah banyak ditempuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk dalam lingkup pendidikan Islam Indonesia. Kebijakan pengembangan pendidikan Islam diarahkan pada tiga aspek, yaitu: perluasan akses, peningkatan mutu dan daya saing, serta tata kelola pendidikan. Perluasan akses merupakan upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat di dunia pendidikan. Peningkatan mutu dan daya saing juga merupakan upaya terus menerus meningkatkan kualitas pendidikan di semua jenis dan jenjang pendidikan.Sedangkan peningkatan tata kelola merupakan upaya penataan kelembagaan pendidikan Islam agar bermutu, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu ikhtiar pemerataan akses dan peningkatan mutu serta daya saing tersebut, diselenggarakannya Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama, yang saat ini sudah memasuki tahun ke-10.PBSB merupakan upaya untuk mempercepat ketertinggalan lembaga pendidikan pondok pesantren di bidang sains dan teknologi,dan tentu saja untuk penguatan tafaqquh fiddin. Alumnus program ini diharapkan menjadi pionir pemberdayaan masyarakat (community development) di lingkungan pondok pesantren.
Program Beasiswa Santri Berprestasi untuk pertama kalinya dimulai pada tahun 2005. Semula hanya bermitra dengan dua pergurun tinggi yaitu IPB dan UIN Syarif Hidayatullah. Sampai dengan tahun 2013 menjadi 17 perguruan tinggi, yaitu: IPB, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ITB Bandung, UPI Bandung, UGM Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN Walisongo Semarang, ITS Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya, UNAIR Surabaya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Mataram, Universitas Indonesia, Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Surya Serpong, dan Sekolah Tinggi Agama Islam NU (STAINU) Jakarta.
Program ini dianggap oleh banyak kalangan telah berhasil, salah satu indikatornya adalah ekspektasi kalangan pesantren dan masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti PBSB.Program ini juga dinilai tepat sasaran, karena bisa menjaring dan memfasilitasi santri dari keluarga kurang mampu untuk menempuh perguruan tinggi papan atas.Di samping itu telah mengubah citra pondok pesantren yang tadinya di pandang sebelah mata, menjadi lembaga yang kredibel, terpercaya dan berkualitas.
Tahun demi tahun PBSB telah mengalami peningkatan baik dalam hal sistem seleksi, pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan santri pada saat studi maupun optimalisasi pemberdayaan alumni di pondok pesantren.Sehingga PBSB benar-benar sesuai dengan misi semula yaitu untuk pengembangan dan pemberdayaan pesantren.
Kepada semua pihak yang telah bersusah-payah berkomitmen dan berkontribusi memberdayakan para santri melalui PBSB, utamanya perguruan tinggi mitra dan pondok pesantren saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya.
===================

NO
URAIAN
TANGGAL  PELAKSANAAN
1
PENGUMUMAN PENDAFTARAN
25 MARET 2016
2
MASA PENDAFTARAN
29 MARET s.d 22 APRIL 2016
3
VERIFIKASI DATA
23 s.d 26 APRIL 2016
4
PENGUMUMAN PESERTA LOLOS VERIFIKASI DATA
27 APRIL 2016
5
PENGUMUMAN LOKASI TEST UJIAN PESERTA
29 APRIL 2016
6
PELAKSANAAN TEST PBSB ONLINE (CBT)
03 s.d 15 MEI 2016
7
PENGUMUMAN KELULUSAN
26 MEI 2016
Keterangan : Peserta Wajib Melihat Lokasi dan Jadwal CBT Pada Tanggal 29 April 2016
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber : Dirjen Pendis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar